Saling Lempar Bola, Reshufle Pejabat Disarolangun Terancam Gagal

183

Merangintoday.com, SAROLANGUN – Teka-teki isu reshufle dikalangan Pemerintah Kabupaten Sarolangun sampai detik ini nyaris hilang, bahkan belum terpecahkan, tercatat sudah 10 bulan lamanya kursi BH 1 S di isi dengan Penjabat Bupati (Pj) Bachril Bakri, namun tidak ada perombakan di tubuh Pemerintahan, padahal banyak jabatan yang strategis mengalami kekosongan, dimulai dari Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) saat ini jabatan itu diisi dengan Plh, kemudian Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga di jabat oleh pelaksana tugas (Peltu),  Dinas Perhubungan, BKPSDM, DP3A, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Staf Ahli Bupati, Asisten II Setda, dan puluhan Eselon III dan IV mengalami kekosongan.

Isu reshufle itupun sudah sering di lontarkan, sehingga dinas OPD lainnya sedikit terganggu untuk bekerja.

Belum lama ini saat menghadiri acara Jambore TP-PKK tingkat kabupaten Sarolangun, kepada sejumlah awak media Pj Bupati Bachril Bakri mengatakan surat permohonan untuk melakukan reshuffle sudah di ajukan kepada Gubernur Jambi, namun berkas tersebut belum disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini yakni Gubernur.

“Sebenarnya sudah ada sih dukungan itu, hanya saja masih ada koreksi sedikit oleh Pak Gubernur, kita lihat perkembangan seperti apa, “Ungkap Bachril

Sementara itu, disisi lain, Gubernur Jambi Al Haris kepada sejumlah awak media usai melakukan Safari Ramadhan di Desa Ladang Panjang Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun belum lama ini mengatakan bahwa, berkas yang diajukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun terkait dengan perombakan kabinet pemerintah (Reshuffle) sudah di tandatangani oleh dirinya.

“Saya sudah menandatangani (ACC) dan semua sudah di teken tinggal lagi prosesnya di BKN, mungkin begini BKN kan mereka lebih hati-hati, contoh misalnya jabatan yang belum genap dua tahun itu di cek betul, karena tidak boleh di mutasi, “Beber Haris

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris juga menyebutkan masih banyak yang baru pelantikan pada saat jabatan Penjabat Bupati Henrizal, kan ada pelantikan, jika diusulkan dari jumlah nama-nama itu sedikit yang disetujui ternyata usia jabatannya belum cukup di rotasi.

“Bupati ini membutuhkan kinerja betul-betul orang yang mempuni, kini sedang diproses mungkin akan segera selesai dari BKN dan Mendagri, setelah itu baru bisa pelantikan.”Jelas Gubernur Al Haris

Saat disinggung, informasi yang beredar dikalangan masyarakat bahwa hubungan antara Gubernur Jambi Al Haris dan Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri sedang tidak baik, sehingga terciptanya salah satu alasan lambatnya reshufle di kalangan pemerintah kabupaten Sarolangun, sebab, ketika Penjabat Bupati ingin melakukan reshuffle jabatan tentu ada surat rekomendasi dari Gubernur Jambi, dan Gubernur Jambi Al Haris langsung membantah perihal itu.

“Tidak ada itu, saya dengan bupati sebagai pembina mereka semuanya, sepanjang itu disetujui oleh BKN dan Mendagri saya sifatnya hanya meneruskan saja dari usulan Bupati ke BKN, kalau berkas sudah dimeja saya sebentar saja sudah selesai, dan tidak saya cek lagi, begitu masuk ke kami langsung kita kirimkan, hanya saja yang lama itu di BKN dan Mendagri karna di BKN itu di cek semua, kalau saya tidak dicek lagi hanya meneruskan, tapi kalau BKN di cek semua jabatan itu mana yang belum dua tahun mana yang sudah itu mereka cek semua, jadi hubungan saya bagus semua dan berusaha untuk bagus. “Pungkasnya .(Ajk)

LEAVE A REPLY