Waduh, Satu Keluarga Kades di Sungai Penuh Terima Bantuan, Mulai Dari Anak Hingga Istri 

15

Merangintoday.com, MERANGIN –Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemdes melakukan pengelompokan terhadap warga yang dinyatakan tak layak menerima bantuan sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Sesuai juknis Bantuan merupakan program bantuan dari pemerintah yang diperuntukan bagi warga kurang mampu, janda tua, Lansia serta sakit sehingga tak bisa mendapatkan penghasilan.

Tapi lain halnya dengan di kota sungai penuh, ditemukan sebanyak orang berstatus sebagai perangkat desa yang mendapat penghasilan tetap (Siltap) setiap bulan dan anak kades serta istri kades diduga menerima bantuan yang sudah bertahun-tahun.

Diduga ada yang beberapa staff dan istri kades tercatat sebagai penerima BST dan ada juga yang mendapat bantuan langsung tunai (BLT DD) termasuk anak kades.
” Orang-orang ini Terima bantuan sudah lama, ya kalau pun sekarang mereka jadi staff atau status istri dan anak kades, mereka harus mundur dan menolak bantuan karena juknis nya memang tidak boleh mereka menerima, karena itu bantuan tidak mampu dan orang terdampak COVID-19 “, Ungkap Sumber. Minggu (17/09)

Dijelaskan sumber, data tersebut diketahui sejak lama, masyarakat sudah pernah mengingat ke kades., dalam musyawarah desa (Musdes) sudah pernah disampaikan juga.

” Sudah pernah disampaikan sama kades tetang hal ini tapi kades enggan berkomentar tolong diusut ini, hal ini sama juga dengan korupsi”, Ucap Sumber.

Terpisah, sumber lain juga membeberkan Selain perangkat desa, ada juga keluarga kades menerima bantuan sudah bertahun-tahun, pernah kami melaporkan ke pendamping tidak layak menerima Bansos dan Selain usulan penghapusan penerima Bansos dan kami juga mengusulkan agar warga yang berhak bisa terdaftar sebagai penerima bantuan.
” Benar diduga ada beberapa staff desa yang menerima bantuan dinsos sudah bertahun-tahun, hal ini sudah di usulkan tapi belum ada kepastian”, Sebut Sumber.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa melalui ponsel nya (08525084XXXX) sedang tidak aktif atau dilur jangkauan, hingga berita ini difublikasi.(Wil)

LEAVE A REPLY