Mengejutkan, Oknum Eselon II Berharap PJ Bupati Bukan Henrizal Lagi

1133

Merangintoday.com, SAROLANGUN,- Pasca beredarnya surat kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan nomor :100.2.1.3/1773/SJ dengan perihal usulan nama calon Penjabat Bupati atau Wali kota yang tertuju kepada Ketua DPRD Kabupaten/kota Se-indonesia.

Untuk DPRD Sarolangun sendiri sudah diterima oleh ketuanya yakni Tontawi Jauhari SE, dan suratnya sudah sampai 27 Maret 2023 kemarin dan kini DPRD sedang memproses usulan nama siapa yang akan menjabat Bupati Sarolangun jelang Definitif, dan DPRD memastikan usulan nama akan disampaikan dalam waktu yang secepatnya.

Teka-teki ini masih menjadi misteri di bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko, nama siapa yang akan di usulkan oleh DPRD nanti.

Namun disisi lain, ada yang mengejutkan pasalnya beberapa oknum eselon II di Kalangan pemerintah Kabupaten Sarolangun mengeluarkan ungkapan yang diluar dugaan, usut punya usut ternyata tidak semua eselon II setuju dengan cara kepemimpinan Penjabat Bupati Sarolangun saat ini yakni Henrizal.

“Kita inikan ingin bekerja itu nyaman, untuk hari ini jujur saja kinerja kita jadi terganggu, jangan di gantung-gantung, ketika memang sudah saatnya dilakukan reshuffle iya lakukan, Napa di gantung kan gitu, “Ujar Oknum Eselon II yang enggan namanya di sebutkan, Senin 03 April 2023 di kawasan Gedung DPRD Sarolangun sebelum Sidang Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Sarolangun.

Tidak hanya itu saja, Menurut dirinya cara kepemimpinan yang dilakukan oleh Penjabat Bupati Henrizal tidak mencerminkan seorang pimpinan yang jadi panutan, sebab arogansi dalam menyampaikan sebuah narasi atau perintah terhadap bawahannya penuh dengan emosian.

“Tegas dengan Arogansi itu beda sekali, memang beliau itu pekerja, tapi tata cara dan ucapannya sering membuat hati orang sakit, tidak semuanya yang disampaikan itu terhadap rekan-rekan semuanya senang, oh tidak, didepan senyum, setelah itu berubah muka kawan kawan yang lain. “Katanya lagi

Dengan demikian dirinya berharap siapapun yang di rekomendasikan oleh DPRD untuk menjadi nahkoda di pemerintah Kabupaten Sarolangun agar betul betul menjadi seorang pemimpin yang jadi panutan, tentunya tidak terkesan Arogansi. (Ajk)

LEAVE A REPLY