Merangintoday.com,Bungo – Miris, peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Bungo kian marak. Bahkan para pelaku secara terang-terangan mendirikan bescem narkoba di tiga lokasi berbeda dan tampa tersentuh hukum oleh aparat penegak hukum.
Tiga lokasi Bescem yang di didirikan oleh Bandar sabu – sabu yakni di Kampung Lereng, Kelurahan Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kampung Lubuk, Kelurahan Dusun Mangis, Simpang Saiyo dan Lubuk Tenam, Kelurahan Mangis, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Merangintoday.com di lapangan, ketiga bescem narkoba jenis sabu-sabu tersebut diduga telah beroperasi selama kurang lebih 10 tahun namun tidak ada penindakan serius dari Polres Muara Bungo.
Warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada media ini mengungkapkan bahwa di Kampung Lereng, rumah milik Angga (31) diduga kerap dijadikan tempat transaksi jual beli narkoba jenis sabu-sabu.
Di wilayah tersebut, nama Sapar dan Inal disebut-sebut sebagai bos besar peredaran narkoba.
Sementara itu, untuk wilayah Kampung Lubuk, warga menduga seorang berinisial Cik Malik sebagai pengendali utama.
Sedangkan di Kampung Lubuk Tenam, jaringan yang beroperasi diduga masih dikendalikan oleh nama yang sama, yakni Inal dan Sapar.
Warga tersebut juga menuturkan, nama nama tersebut sudah lama beredar di tangah masyarakat Namun hingga kini, mereka dinilai seolah kebal hukum dan diduga mendapat perlindungan dari pihak-pihak tertentu.
“Kami berharap kepada aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan profesional, melakukan penindakan menyeluruh tanpa pandang bulu”. Tandasnya.
Terpisah Kasat Narkoba Polres Bungo Akp. Riko Saputra, S.H., M.H. Saat di konfirmasi mengatakan, Kampung lubuk Sungai Arang sudah sering kita lakukan penindakan, namun kita terkendala medan nya semak belukar, setiap kita masuk pake motor ataupun mobil pelaku sudah duluan tau sehingga mereka masuk ke dalam semak semak.
“Tempat itu udah sering kita melakukan penindakan, namun kita terkendala oleh medannya semak dan sungai, sehingga anggota kami kesulitan untuk melakukan penangkapan pelaku lari masuk ke dalam semak semak”. Ungkap Riko.
Akp. Riko Saputra.SH.MH juga mengatakan, Nanti saya coba perintahkan Kanit Ops tindak lanjuti laporan ini kita cari langkah langkah penindakan yang tepat supaya para pelaku tidak lolos lagi saat penindakan.
“Saya coba perintah Kanit Ops untuk mencari langkah langkah penindakan yang tepat, supaya di saat penindakan para pelaku tidak bisa lolos lagi saat kami melakukan penindakan”. Tandasnya.(*)
Penulis : Eky Suryanta































