Demokrat Tutup Buku, Tak Ada Nama M.Syaihu Didaftar Bacaleg Tahun 2024

391

Merangintoday.com, SAROLANGUN – Sebanyak 16 partai politik sudah menyerahkan berkas pendaftaran diri Bacalegnya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun untuk ikut dalam kontestan politik tahun 2024 mendatang, dan semua parpol tersebut menyerahkan berkas dengan kuota bacalegnya sebanyak 30 orang.

Jika dikalkulasikan, dari 15 partai yang daftar dengan bacalegnya 30 orang per partai, tercatat lah sebanyak 480 orang yang ikut andil dalam kontestan tersebut, mulai dari Incumbent hingga pendatang baru yang ingin duduk di kursi wakil rakyat itu.

Berbicara Partai Besutan Susilo Bambang Yudoyono (SBY) yang kini tengah di komandoi oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yakni partai Demokrat, di Kabupaten Sarolangun sendiri di ketuai oleh Aang Purnama SE yang saat ini menjabat wakil ketua I dewan perwakilan rakyat daerah telah mengantarkan berkas pendaftaran bacaleg di KPU Sarolangun.

Didalam berkas pendaftaran bacaleg Demokrat yang di serahkan ke KPU, tidak ada nama M.Syaihu di antara bacaleg lainnya, kepada sejumlah awak media, Aang purnama mengatakan sebelum penyerahan berkas di serahkan ke KPU, terlebih dahulu pihaknya telah mengkonfirmasi ke Syaihu bahkan telah menyurati dirinya agar menyerahkan berkas, namun upaya dari partai Demokrat tersebut tidak direspon oleh Syaihu.

“Kita sudah menyurati beliau untuk menyerahkan berkas pendaftaran, tapi tidak ada tanggapan dan respon, “Kata Aang

Aang juga mempertegas kan, didalam berkas pendaftaran bacaleg yang di antarkan ke KPU tersebut, tidak ada nama M.Syaihu padahal saat ini Syaihu merupakan anggota Dewan Aktif dari fraksi Demokrat.

“Tidak ada nama beliau (syaihu,Red), kalau komunikasi dalam hal inikan sudah kita jalani melalui pengurus partai, untuk supaya beliaukan sebagai kader Demokrat mendaftarkan di Demokrat, jadi sampai detik terakhir tanggal 14 Mei 2023 tidak ada satupun berkas yang dimasukkan, “Jelas Aang Lagi.

Saat disinggung jika terjadi loncatan pagar yang di lakukan oleh Syaihu, Aang Mengatakan bahwa di partai Demokrat sendiri memiliki mekanisme partai.

“Yang jelas partai inikan punya AD-RT dan mekanisme dan langkah langkah tahapan dalam mekanisme itu, kita akan konsultasi kepada pengurus yang jenjangnya lebih tinggi seperti DPD ataupun DPP, jadi saya tidak mau salah langkah dalam hal ini, karena kita sudah memberi peluang kepada beliau dalam mencalonkan diri di partai Demokrat, “Tegasnya.

Pasca pendaftaran di KPU beberapa waktu lalu, Aang mengakui tidak ada komunikasi secara langsung dari syaihu kepada dirinya maupun pengurus partai Demokrat lainnya.

“Tidak ada, kita sudah menyampaikan surat sebenarnya, mulai dari dewan kehormatan Sampai pengurus yang lainnya sudah, dari provinsi juga jauh sebelum ini sudah menyurati juga, terkait masalah beliau ini apakah mau mencalonkan diri, terkait apakah mencalonkan diri iya tolong diseriuskan, dan surat sudah berapa kali kita sampaikan namun tidak ada respon. “Bebernya.

Aang juga mempertagskan berkas yang di serahkan Demokrat dan partai lain merupakan Daftar Caleg Sementara (DCS), dan belum Daftar Caleg Tetap (DCT), jika terjadi di DCT nanti Syaihu tetap menggunakan perahu dari Demokrat Aang mengatakan bahwa partai Demokrat sudah Tutup Buku.

“Sekarang ini tahapan yang dilalui oleh kita kedepan setelah pasca tanggal 14 Mei inikan masa perbaikan, artinya disini ada pemberkasan yang belum lengkap misalnya, administrasi mungkin ada yang salah kita perbaiki, karena disitu ada namanya perbaikan pemberkasan ada seleksi administrasi segala macam, Dan juga berkas yang kita serahkan itu SK dari DPP, kemarin seluruh bacaleg yang daftarkan ke KPU sudah di tanda tangani oleh Ketum iya katakan tutup bukulah, “Tandasnya.

Untuk diketahui 16 parpol yang ikut pileg tahun 2024 di kabupaten Sarolangun, Sebagai Berikut :

1. Partai Amanat Nasional (PAN),
2. Partai Bulan Bintang (PBB),
3. Partai Buruh,
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),
5. Partai Demokrat,
6. Partai Gerindra,
7. Partai Golongan Karya (Golkar),
8. Partai Ummat
9. Partai Keadilan Sejahtera (PKS),
10. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),
11. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN),
12. Partai NasDem,
13. Partai Persatuan Indonesia (Perindo),
14. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan
15. Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
16. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) .(Fji)

LEAVE A REPLY