Oknum Kades Cairkan DD Atas Nama Pribadi, Diduga di Mark Up Fisik 2020-2023 Desa Kayu Aro Mangkrak

63

Merangintoday.com, KERINCI – Pengelolaan Dana Desa Kayu Aho Mangkak Koto Lanang Kecamatan Depati Tujuh tersebut dari tahun 2020 – 2023 diduga memperkaya diri pribadi oknum kades.

Ironisnya, BS Kades Kayu Aho Mangkak Koto Lanang dengan gaya hidup mewah patut diindikasikan kekayaan dan harta dimiliki nya dari hasil peyelewengan dana desa, sebelumnya oknum kades hidup sederhana.

Dari hasil investigasi dilapangan dan data yang di dapat oleh awak media terdapat indikasi peyelewengan dana desa yang cukup menggiurkan antara lain :
* Pembangunan tahun 2020 dari pembangunan jalan desa seberang air terdapat upah lebih dari 40juta
* Material atau bahan lebih dari 100juta
* Peralatan lebih dari 4juta

Hal tersebut dibenarkan oleh warga masyarakat yang enggan disebutkan namanya ini, ia benar total anggaran nya segitu besar kerjanya cuma menghamparkan pasir lalu di cor.

” Betul, kami semua disuruh hamparkan pasir lalu dicor dan total anggaran di spanduk hampir mencapai 200jutaan, “Kata Sumber. Selasa (29/08)

Lebih lanjut sumber juga mengatakan dari gambar kerja yang berlokasi di dusun seberang pada pekerjaan jalan lingkungan dari detail potongan menggunakan :
– timbunan tanah dipadatkan tebal 20cm
– timbunan sirtu dipadatkan tebal 25 cm
– pasir urug tebal 5 cm
– cor beton tebal 15 cm

” Pekerjaan dari tanah dasar galian jelas tertera 0.50 m dan lebar batu pasangan 40 cm, jauh dari spesikasi,” Beber Sumber.

Lanjut Sumber, Sementara itu pada tahun 2020 sesuai dengan rekening 301013717 atas nama Rekening Pemdes Kayu Aho Mangkak pada tanggal 24/04/2020 cek atas nama BS dicairkan 279.000.000, dan pada tanggal 20/05/2020 dicairkan lagi atas nama budi satria 133.858.500
” Ada pencairan dua kali rekening Desa tapi yang cairkan Kades, bukan bendahara, mohon diusut karena sudah meresahkan, kades tidak terbuka kepada masyarakat” Tutup Sumber.

Hal tersebut tentunya menjadi menjadi tanda tanya bagi masyarakat terkait pengelolaan dana Desa Kayu Aho Mangkak yang diduga desa yang jauh tertinggal tanpa ada pembangunan.

Terpisah sumber lain juga mengatakan, masyarakat juga mengatakan pada tahun 2021 Covid 19 pun datang melanda yang dana desa di anggarkan penerima BLT-DD yang jumlah penerima sebanyak lebih dari 90 orang penerima BLT-DD tapi tidak jelas bulannya dan Ada yang sudah meninggal nama tercantum selaku penerima BLT-DD.
” Penerima tidak jelas bulannya menerima dan ada juga nama orang sudah meninggal masih tercantum sebagai penerima,” Ungkap Sumber.

Hingga kini BS Kades Kayu Aho Mamgkak tidak bisa dikonfirmasi meski memakai nomor berbeda untuk dihubungi.(Wil)

LEAVE A REPLY