Kepsek Bantah Pemberitaan SDN No. 152 Tidak Terawat dan Ini Penjelasan Yusfa Aida

171

Merangintoday.com –  Yusfa Aida. S.Pd Kepala Sekolah Dasar (SD) No. 152 / VI Rantau Panjang bantah pemberitaan salah satu media online terkait pihak sekolah tidak melakukan perawatan sekolah, setelah melihat kondisi sekolah plafon dalam ke adaan bocor dan sisi jendela dalam keadaan rusak sementara dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah di kucurkan.

Kepada media ini kepsek Yusfa Aida . S.Pd mengatakan, apa yang di beritakan oleh salah satu media online itu tidak benar, kami sudah berupaya untuk memenfaatkan Dana BOS dengan semaksimal mungkin, Dana Bos tersebut sudah kita pergunakan untuk pengadaan Meja dan Kursi di ruang guru, karna selama ini kita guru tidak mempunyai meja dan kursi hanya memakai meja dan kursi siswa, selain itu kita juga membantu pembanguna musolah, karna musolah tersebut kita jadikan serana ekstrakulikuler siswa.

Selain itu dana BOS tersebut juga kita pergunakan untuk rehab meja dan kursi murid yang sudah rusak berat, rehap jendela kelas dan memasang tralis di setiap jendela, pembuatan gapura sekolah, karna saya masuk kesekolah tersebut gapura sekolah hanya ada tiang saja dan saya selesaikan.

“Terkait pemberitaan salah satu media online terkait pihak sekolah tidak melakukan perawatan sekolah karna masih ada plafon yang bocor dan jendela kelas yang rusak itu salah, sebenarnya kami sudah memenfaatkan dana BOS semaksimal mungkin”. Ungkap  Yusfa Aida.

Yusfa Aida juga mengatakan, saya menjabat kepala sekolah baru setahun setengah, tentu pemiliharaan sekolah juga bertahap tidak mungkin saya bangun sekali gus, sementara jumlah murid kita Cuma 117 orang mau ambil dana dari mana.

“Sayo baru menjabat satu tahun setengah tentu pemiliharaan sekolah secara bertahap, tidak mungkin kita selesaikan sekali gus emang nya mau ambil dana dari mana, sedangkan dana bos kita kecil sesuai dengan jumlah murid 117 orang”. Jelasnya lagi.

Selain itu dana BOS tersebut juga kita pergunakan untuk membayar gaji guru honor, di SD N 152 ini ada 4 orang guru honor yang harus kami bayar gajinya dari dana BOS karna sekolah kami kekurangan guru PNS maupun guru honor kontrak daerah.

“Selain itu dana BOS juga kita pergunakan untuk membayar gaji guru honor sebanyak 4 orang, karna sekolah kami kekurangan guru PNS maupun guru Kontarak daerah”. Tandasnya.(Fji)

 

LEAVE A REPLY