Merangintoday. com, MERANGIN – Proyek Peningkatan Jalan di Kecamatan Nalo Tantan (NTT) Mulai dari Desa Aur Berduri sampai ke Desa Telun di keluhkan Warga dan tuai ketitik warga setempat karna pengerjaan peningkatan jalan tersebut di kerjakan asal jadi.
Proyek peningkatan jalan yang bersumber dari Dana (APBD) Kabupaten Merangin Tahun 2025 sebesar Rp. 1.99.532.000,- yang di kerjakan oleh CV. Fajar Baru & CO dan Konsultan Pengawas CV. Reka Cipta Teknik Konsultan diduga di kerjakan asal jadi.
Ada beberapa hal yang di anggap masyarakat Kecamatan Nalo Tantan pengerjaan Proyek Peningkatan jalan Nalo Tantan (Desa Aur Berduri – Desa Telun seperti yang di katakan Herman Basir pada media ini.
Yang pertama, pengerasan jalan Nalo Tantan pemakaian koral tidak sesuai standar proyek pengerasan, koral yang di pake kurang batunya dan banyak pasir sehingga jalan yang sudah di pengerasan kembali rusak.
Yang ke dua, Pengecoran Rambat Betonya di kerjakan pada saat hujan deras sehingga semen yang dicor kembali rusak dan harus dicor dua kali sehingga kekuatan semen rambat betonnya di ragukan.
Ketiga, Diduga saat pengecoran tidak memakai besi sedangkan besi yang sudah di jalin ada di lokasi tapi tidak di pasang, silahkan cek sendiri. Senin (22/12/25).
” Iya ada beberapa tahap pengerjaan proyek peningkatan jalan Kecamatan Nalo Tantan (Desa Aur berduri – Desa Telun ini yang saya lihat tidak sesuai dengan standar pekerjaan”. Ungkap Herman Basir kepada media ini.
Selain itu Herman Basir juga menjelaskan, selama pengecoran Rambat Beton tersebut masyarakat Desa Telun dan Desa Danau dilarang melintas jalan tersebut dengan menggunakan kendaraan Roda Emapat oleh pihak kontraktor.
Seharusnya pihak kontraktor membuat jalan alternatif untuk kendaraan roda empat, atau pengecoran nya sebelah sebelah sehingga tidak merugikan masyarakat yang hendak ke Bangko.
” Selama pengecoran Rambat Beton tersebut masyarakat tidak boleh melintas jalan tersebut menggunakan kendaraan roda empat, seharusnya pihak kontraktor harus membuat jalan alternatif atau cair sebelah sebelah sehingga tidak merugikan masyarakat yang hendak ke bangko”. Jelasnya.
Terpisah Konsultan Pengawas CV. Reka Cipta Teknik Konsultan yang di nahkodai Acik, saat di konfirmasi mengatakan “Siap bang, terimakasih infonya gek di konfirmasi ke pengawasan terhadap temuan abg di atas”. (Fji)































